terpejam mata hati
bergusar dengan kekeliuran
menyangkal nyangkal artian
dunia,
yang memang membingungkan.
banyak mengatakan dunia
akan berakhir sebentar lagi
karena terlalu banyak
orang jahat,
menikam dari samping kanan
kiri
dari dalam hati
masing-masing.
Tuhan menunjukkan
kebesaraNya
dengan mematahkan segala
sangkalan tersebut
dengan terus-terusan
bermain dengan manusia,
dengan mereka yang
berjalan dalam kegelapan, si musrik.
perkataan halus membalut
setiap gerah,
yang mencurukan darah
tangis
akan siksa dan ketidak
mesraan hubunganya
dengan manusia lain,
Tuhan,
kami sedang bergelut
dengan takdir, hari-hari yang biasa
Engkau tuliskan di
agendaMu,
sudikah Engkau untuk
menggoreskan penaMu,
sedikit tentang kemanangan
kami,saja . .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar