Jeritan hati,
merintih kesal
atas semua yang terjadi
karena terlalu pilu untuk dihadapi
dan hanya Engkau
entah siapa Engkau dan
tak tahu pula di mana Engkau
yang aku miliki.
Andaikan jeritan hati ini Engkau
dengar,
pastilah, mungkin
Engkau sudi untuk semenit saja
menghirauku
namun Engkau tampak acuh denganku,
tidak
terkadang sulit untuk meminta maaf
ketahuilah,
cintamu terlalu dalam
dan aku hanya ciptaanMu
semata wayang terjerumus
dalam kelabu petang nan sunyi dunia
ciptaanMu ini.
Jeritan hati,
kerendehan hati yang seperti apa
yang bisa meluluhkan hatiMu,
karena sekarang aku tidak yakin ada
kerendahan hati
yang bisa melebihi semua ini,
dan aku hanya manusia ciptaanMu
yang payah serapah kesusahan
hanya untuk mencuri
sedetik saja, seuntai bungan lily dalam
mimpi
semoga aku salah,
dan Engkau akan sudi untuk turun tangan
memberiku
sejenak waktu untuk memandangi
cahayaMu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar