Selasa, 08 Maret 2011

Kayu rapuh menghiasi pondasi perasaanya
Terdapat hewan-hewan kecil merayapi, 
menggusur kehidupanya
Lambat laun, mungkin tiada lagi tersisa,
mungkin hanya sebatas hidup dan ketika menjelang matinya
Tiadakah rayap-rayap itu sejenak berfikir,
bahwasanya kayu rapuh pun masih berhak untuk hidup,
bahwasanya kayu rapuh pun memiliki nilai yang dapat kita petik kala ia masih bugar
Ah, mungkin memang sudah takdir . . .

Balas tak ada waktu baginya diberikan
Biarkan sajalah makhluk Tuhan itu melakukan tugasnya
Pekikmu tak membuat mereka goyah
Tangismu belum mampu berikan mereka sedih

Setitik pesan mungkin sudah terhempaskan ke dahan sejenismu
Tuliskan berapa umurmu saat perasaan hambar itu muncul
Berikan sedikit gertakan kepada mereka gundahmu saat itu

Tidak ada komentar: