Selasa, 12 April 2011

terurai sudah pelukanmu
pergi
entah kemana lajunya

terpecah sudah senyum manismu
pergi
entah kemana arahnya

terbengkalai sudah eloknya tubuhmu
pergi
entah kemana maunya

terbaring kaku sudah kilauan binar ayumu
pergi
entah kemana menghinggap

tinggalkan saja semuanya
toh tiada arti
bagimu
walaupun untuk sesaat

curangi saja kebenaran omonganmu
selingkuh saja dengan omong kosongmu
tak mampu benar
walaupun hanya untuk sejenak

Tidak ada komentar: